Selama PSBB, Pegawai yang Masih Bekerja Wajib Miliki Surat Tugas dari Perusahaan

  • Whatsapp
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana. (Foto: Diskominfo)

WartaDepok.com – Pemerintah Kota Depok membuat kebijakan kepada semua pegawai yang tinggal di kota tersebut yang masih bekerja untuk memiliki surat tugas dari tempat bekerja selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kebijakan itu berdasarkan Surat Edaran Walikota Depok Nomor 443/224-Huk/GT tentang Kelengkapan Surat Tugas Bagi Pegawai Yang Bekerja Pada Perusahaan/Kantor Yang Dikecualikan dari Penghentian Aktivitas Bekerja Dalam Masa PSBB di Kota Depok.

Read More

“Ada dua poin dalam Surat Edaran Wali Kota Depok, ” kata Juru Bicara Gugus Tugas Depok Dadang Wihana, Minggu (4/5/2020).

Dua poin yang harus dalam surat edaran itu antara lain, perusahaan wajib memberikan surat tugas bagi pegawainya yang masih aktif bekerja di kantor sebagai kelengkapan dalam perjalanan menuju tempat kerja.

Lalu bagi pegawai yang tidak dilengkapi surat tugas, maka dalam operasi gabungan yang dilakukan petugas, pegawai tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan.

“Dalam operasi gabungan jika tidak memiliki surat tugas makan akan dikembalikan ke rumah masing-masing, ” kata dia.

Sementara itu, Dadang menambahkan, terkait Jaring Pengaman Sosial Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Depok mendapat keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor : 406/Kep.251-Dinsos/2020 tentang Daftar Keluarga Rumah Tangga Sasaran Non DTKS Penerima Bantuan Provinsi Jabar akibat COVID-19.

Di mana sekarang ini lokasi untuk Kota Depok sebanyak 37.735 KK.

“Alokasi ini merupakan penambahan dari alokasi DTKS sebelumnya untuk 10.423 KK, yang saat ini baru didistribusikan oleh Kantor Pos sebanyak 2.191 KK, “pungkas Dadang. (Wan/WD)

Related posts



banner 300300