Dimas Oky Beri Afifah Bocoran soal Masalah Depok

  • Whatsapp
Dimas Oky dan Afifah Alia (Mia Nala Dini/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Mantan Calon Walikota Depok periode 2016-2021 yang diusung PDI Perjuangan, Dimas Oky Nugroho mengakui jika Pradi Supriatna – Afifah Alia adalah paslon dengan kombinasi menarik dan punya kekuatan kolaboratif.

“Pradi sosok pemimpin masyarakat yang dekat dengan warga dan akomodatif, bisa diterima berbagai kalangan. Sedangkan Afifah itu teknokrat, mengingatkan kita pada Bu Risma di Surabaya,” kata Dimas, melalui sambungan Whats App, Rabu (25/11).

Read More

Menurut Dimas, yang saat Pilkada Depok lalu berpasangan dengan Babai Suhaimi ini, tantangan Kota Depok ke depan adalah persoalan pelayanan publik, infrastruktur, SDM dan lapangan kerja untuk anak muda.

“UMKM dan ekonomi kreatif akan semakin penting. Angkatan kerja akan semakin besar,” ujarnya.

Staf Khusus Kepresidenan ini melanjutkan, Depok adalah kota yang sangat penting. Tidak hanya sebagai penopang ibu kota, tapi sebagai sebuah kota mandiri dengan potensi demografi dan ekonomi yang besar. Depok akan menjadi kekuatan sosial ekonomi strategis antara Jakarta dan Jawa Barat

“Tergantung pemimpin kotanya nanti yang jelas pemerintah kota harus segera punya visi jelas ke depan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pembangunan dan transformasi ekonomi,”

“Jumlah usia produktif tinggi, akses ke pusat ekonomi, pemerintah kota harus punya strategi jitu,” ucap Ketua Perkumpulan Kader Bangsa ini.

Solusinya, sambung Dimas, tingkatkan pelayanan publik, SDM angkatan kerja harus ditingkatkan, UMKM digalakkan seiring tingginya minat anak muda untuk berkarya, infrastruktur kota harus semakin berkualitas dan dibangun secara merata.

Potensi Depok dan anak-anak muda besar banget, di bidang seni budaya, olah raga, teknologi, UMKM, amat disayangkan jika ini tidak menjadi prioritas.

Butuh pemimpin yang punya komitmen untuk mengawal potensi ini menjadi suatu kebijakan yang konkret bermanfaat bagi pembangunan Kota Depok di era ekonomi baru atau New Economy.

“Afifah akan concern dengan isu kota ramah anak dan kota rama lansia, tapi juga mampu berkontribusi tentang pembangunan SDM dan infrastruktur Kota Depok,” tuturnya

Dimas menekankan, Pradi – Afifah harus mampu menunjukkan visi kesejahteraan dan kemajuan untuk Depok secara jelas.

“Untuk seluruh paslon dan para tim sukses, harapan saya dari hati paling dalam jangan ada lagi penggunaan isu identitas yang kontraproduktif, dan tidak mendidik yang kerap muncul di masa pilkada atau pemilu,”

“Kali ini masyarakat Depok harus mau untuk berubah, harus datang ke TPS Tanggal 9 Desember mendatang,” tutup Dimas.(mia/WD)

Related posts