Imam Sentil Paslon 01: Mungkin Belum Jalan-jalan di Depok

  • Whatsapp
Salah satu warga menyaksikan Calon Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok nomor urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat memaparkan visi dan misi dalam debat Pilkada 2020 secara daring di kanal YouTube KPU Kota Depok di kawasan Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Minggu (22/11). Debat publik tersebut mengusung tema tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan hukum di Kota Depok dalam era kebiasaan baru.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Debat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota baik pasangan urut 1 dan 2 semakin seru.

Ke dua pasangan calon saling menjawab pertanyaan. Salah satunya, pasangan urut 1 menilai pembangunan di Depok hanya kawasan Margonda.

Read More

Menanggapi hal itu, calon wakil wali kota Depok nomor urut 2, Imam Budi Hartono membantah bila selama ini Kota Depok dibangun dengan paradigma Margonda-sentris.

“Mungkin paslon nomor 1 belum jalan-jalan ke Depok karena apa, karena Bojongsari sudah ramai, Cinere sudah ramai, jadi tidak Margonda-sentris saja,” kata Imam dalam debat publik perdana, Minggu (22/11/2020).

Sebagai informasi, Pilkada Depok 2020 menjadi ajang tempur 2 kandidat petahana yang memilih pisah ranjang untuk berebut kekuasaan.

Idris-Imam diusung 17 kursi di parlemen, yakni melalui PKS, Demokrat, dan PPP serta Partai Berkarya di luar parlemen.

Sementara itu, Pradi Supriatna berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDI-P yang gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2019 lalu.

Pradi-Afifah diusung koalisi gemuk terdiri dari 33 partai di DPRD Kota Depok, yakni Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, dan PSI, serta 7 partai lain di luar parlemen. (Wan/WD)

Related posts