Kadishub Depok: Penerapan Ganjil Genap di Margonda Raya Masih Perlu Evaluasi

  • Whatsapp
Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat. Rencana penerapan ganjil-genap di Kota Depok pada bulan Oktober mendatang akan ditunda, karena masih dalam proses pengkajian lebih lanjut.(Ahmad Fachry/Warta Media Group)

WartaDepok.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Eko Herwiyanto mengatakan uji coba ganjil genap (gage) di Jalan Margonda Raya telah sukses digelar pada hari Sabtu dan Minggu. Ke depan, hasil evaluasi pelaksanaan gage tersebut akan dijadikan bahan kebijakan dalam mengurai kemacetan.

“Kami dan kepolisian telah melaksanakan uji coba gage di Jalan Margonda Raya di akhir pekan pada 4, 5, 11 dan 12 Desember 2021. Kami sudah mengumpulkan data gambaran teknis terkait kinerja jalan,” ucapnya dilansir melalui laman resmi pemkot Depok.

Read More

Dikatakannya, uji coba gage kemarin adalah untuk menjalankan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 63 Tahun 2021 tanggal 29 November 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali dan untuk mengurangi mobilitas orang. Penerapan sistem gage, menurutnya, cukup meningkatkan kinerja jalan di Jalan Margonda Raya.

“Tapi kinerja jalan lainnya mengalami penurunan seperti Jalan Raya Sawangan, Komjen M Yasin, Tole Iskandar dan lainnya. Maka data ini akan dianalisa dengan baik, sebagai bahan acuan kebijakan ke depan dalam upaya menghentaskan kemacetan di Kota Depok,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dishub terus berupaya mencari alternatif serta solusi mengatasi kemacetan di Kota Depok. Sinergisitas serta kerja sama dilakukan untuk menghasilkan kebijakan dalam hal pengaturan lalu lintas di Kota Depok.

“Kebijakan ini kan bukan hanya gage saja, bisa dengan kebijakan lain sambil dilihat efektivitasnya,” tutupnya.

Related posts



banner 300300