Pasca Hujan Deras dan Angin Kencang, DPKP Depok Catat Ada 4 Titik Longsor

  • Whatsapp
Rumah warga yang mengalami longsor di wilayah Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok saat hujan deras sejak malam. (M. Irwan Supriyadi/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Hujan disertai angin kencang sejak malam, Senin (24/2/2020) hingga pagi, Selasa (25/2/2020) di wilayah Kota Depok berdampak pada belasan rumah dan sekolah rusak dan juga terjadi longsor.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok mencatat ada lima titik bencana alam di Kota Religius itu.

Read More

“Nihil (tidak ada) korban jiwa. Hanya kerusakan kerusakan. Itu pun sudah ditangani anggota Damkar dan Penyelamatan, Polres Metro dan Kodim Depok,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo kepada Suara. com, Selasa (25/2/2020).

Denny menyebutkan, lima titik itu antara lain, belasan rumah dan SMP Negeri 16 rusak parah akibat angin kencang di RT 02/3 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, tanah longsor di RT04/05 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung.

Lalu peristiwa longsor pun terjadi di RW03 dan 05 Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, longsor di SD Negeri Mekar Jaya 30 di Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, dan rumah warga di Jalan Raya Keadilan, Kampung Rawa Denok, RW 12 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas.

“Jadi ada empat titik longsor bencana alam di Depok. Satu bencana angin puting beliung di wilayah Kelurahan Cimpaeun. Ada satu keluarga dengan empat orang diungsikan ke tempat aman, ”

“Semua peristiwa ini sudah kami tangani. Melihat cuaca warga harus waspada karena curah hujan tinggi. Kami ucapkan terimakasih kepada unsur masyarakat, dan aparat keamanan yang sudah membantu evakuasi bencana alam ini, ” kata Denny.

Sementara itu, terlihat puluhan personel TNI dan Polri diturunkan membantu warga terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Para personel TNI-Polri ini bergabung dengan elemen masyarakat lainnya untuk membersihkan puing-puing bangunan rumah warga. Mereka juga membersihkan puing atap SMP Negeri 16 Depok.

Peluhan petugas gabungan yang membersihkan puing itu dipimpin oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 06/Cimanggis, Mayor Kav Imam Purwanto.

“Kegiatan (bersih-bersih) ini merupakan bentuk kepedulian kami atas musibah yang dialami warga,” kata Danramil 06/Cimanggis Mayor Kav Imam Purwanto di SMPN 16 Depok.

Imam mengatakan, puing puing rumah warga dan SMPN 16 Depok dibersihkan dan ditata sehingga terlihat rapi. Ia juga mengatakan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa (bencana angin puting beliung). Data yang kami himpun, ada lima belas rumah warga dan satu sekolah yang mengalami kerusakan,” ujarnya. (Wan/WD)

Related posts