Pemkot Depok dan BPTJ Lakukan Survey Terkait Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg

  • Whatsapp
Rangkaian KRL Commuter Line melintas di perlintasan menuju Stasiun Depok Baru, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (17/5). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengatakan, jumlah pengguna KRL tersebut turun 8% dibanding saat libur pada pekan lalu.(Ahmad Fachry/Warta Media Group)

WartaDepok.com – Permohonan Wali Kota Depok Mohammad Idris untuk dilakukan reaktivasi Stasiun Kereta Api Pondok Rajeg langsung mendapatkan tanggapan. Pemkot Depok dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melakukan survei lapangan Stasiun Pondok Rajeg, pada Kamis, 3 Juni 2021 lalu.

Dilansir dari laman Instagram @infodepok_id, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Dadang Wihana mengatakan, survei ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Kemenhub dan BPTJ untuk membahas Feasibility Studi (FS) reaktivasi stasiun kereta tersebut.

Read More

Survei ini dilakukan untuk memeriksa kesiapan Stasiun Pondok Rajeg untuk kembali beroperasi. Agar nantinya bisa disusun hal-hal yang perlu dipersiapkan.

Menurut dia, sari sisi masyarakat baik Depok dan Bogor keberadaan reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg sangat dibutuhkan sebagai alternatif transportasi. Dadang mengharapkan, Pemkot Depok, pemerintah pusat dan provinsi bisa merealisasikan reaktivasi stasiun kereta tersebut demi menciptakan layanan angkutan commuter line kepada masyarakat. (sindo)

Related posts



banner 300300