Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta di Gerbong Kereta, Begini Ceritanya

  • Whatsapp
Ilustrasi KRL/Pixabay

WartaDepok.comUang Rp 500 juta dalam kantong plastik ditemukan di gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) buat heboh di media sosial.

Uang itu ditemukan oleh seorang petugas kebersihan KRL di Stasiun Bogor pada Senin (6/7). Penemu uang itu bernama Mujenih (30).

Read More

“Awalnya, petugas keamanan bilang ke saya. Itu ada plastik hitam di bawah kursi prioritas tolong dibersihkan, ” kata Mujenih, Kamis (9/7).

Saat itu sebelum mengambil plastik hitam yang isinya uang. Mujenih sempat mendang -nendang plastik hitam itu yang dikira sampah.

“Saya kira sampah, saya tendang tendang kok keras. Pas saya buka ikatan plastik dalam uang lembaran Rp 100 ribu, ” ulas dia.

Saat itu juga Mujenih, tidak merasa kaget dan biasa saja. Melihat uang ratusan juta tersebut.

“Biasa saja saya lihat itu isinya uang. Saya langsung berikan ke kantor stasiun Bogor, ” kata dia.

Namun ketika ditanya alasan diserahkan ke kantor Stasiun Bogor.

Mujenih mengaku bahwa uang ratusan juta yang diperkirakan totalnya Rp 500 juta yang ditemukan buka miliknya.

“Ketika lihat uang, saya merasa itu bukan hak saya. Langsung kembalikan ke pihak Stasiun Bogor. Pas lihat biasa saja, kecuali dibagi kaget. Gak nyangka uang dalamnya, ” tutur pria berusia 30 tahun itu.

Setelah diserahkan ke pihak kantor Stasiun Bogor, semua staf kaget atas penemuan uang ratusan juta.

Bahkan kata dia, penemuan uang ratusan juta penemuan terbesar di Stasiun Bogor selama ini.

“Atasan kaget, karena penemuan uang di kereta sampai Rp 500 juta. Bisa dibilang terbesar selama di Stasiun Bogor. Paling besar pernah Rp 50 juta ditemukan, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Mujenih mengatakan, usai diserahkan selang 10 menit ada orang yang mencari uang di gerbong kereta. Ketika itu, orang itu menayangkan ke petugas kebersihan yang merupakan teman Mujenih.

“Temen saya ketemu orang yang sedang nyari uang, katanya ketinggalan di kereta jalur 4. Padahal saya nemu di jalur 5. Temen saya langsung kontak saya dan saya langsur mempersilakan orang itu masuk ke dalam kantor Stasiun Bogor, ” kata dia.

“Pemilik itu saya sempat antarkan ke dalam, saya bilang uang bapak ada di dalam. Pemiliknya sudah tua. Waktu itu saya tidak sempat ngobrol karena saya langsung kerja lagi, ” tutur dia.

Atas penemuan uang ratusan juta itu, banyak teman sejawatnya menayangkan kenapa tidak diambil . Mujenih pun hanya menjawab bahwa uang yang ditemukan itu bukan haknya.

“Saya cuma terima serah fom. Langsung balik kerja. Sampai saat ini belum ada perhatian. Kalau dari temen kerja aja, kenapa gak diambil sayang banget? Itu temen saya tanya begitu, saya jawab. Karena saya gak ada niat ngambil karena bukan hak saya, ” ucapnya.

Ia berharap kedepan usai menemukan uang ratusan juta di gerbong kereta terus bekerja untuk menafkahkan keluarga. (wan/WD)

Related posts