Soal Aplikasi Whistle Blowing, BPI KPNPA Apresiasi Kejari Depok

  • Whatsapp
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok (Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Badan Peneliti Independen (BPI) KPNPA (Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran) RI mengapresiasi Kejaksaan Negeri Kota Depok. Yakni terkait program partisipasi masyarakat secara digital bernama ‘Whistle Blowing System’.

Kejari Depok membuka ruang kepada publik melaluiu aplikasi ‘Whistle Blowing System”, untuk memantau kinerja jajaran Korps Adhyaksa sebagai institusi penegak hukum di Tanah Air.

Read More

“Artinya Kejari Depok sangat inklusif. Tidak alergi terhadap kritik dan laporan pengaduan masyarakat,” ujar Ketua BPI KPNPA Depok, Bamzuardy Hidayat, Senin (7/6).

Bamz-sapaannya- memaparkan, langkah kejari ini harus ditiru oleh lembaga atau institusi lain. Sebab, Aplikasi Whistle Blowing System’ merepresentasikan adanya komitmen kuat dari Kejari Depok untuk menguatkan integritas institusinya.

“Mereka open mind. Ngasih ruang secara terbuka kepada masyarakat untuk mengawasi dan bersinergi terhadap kinerja Kejari,” ujar Bamz.

BPI KPNPA sendiri siap menjadi mitra strategis Kejari Depok. Sebagai organ masyarakat, sudah menjadi kenisycaan untuk selalu bersinergi dan beperan aktif membangun nilai-nilai positif di masyarakat.

Adapun aplikasi tersebut merupakan bagian dari pengawasan dalam pembangunan wilayah birokrasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Depok.

Nantinya, Unit Perlindungan Pelapor (UPP) akan melakukan penanganan terhadap setiap laporan yang masuk dan memberikan perlindungan bagi pelapor (Whistleblower). (ri/zn/WMG)

Related posts



banner 300300