Soal Debat Publik, KPU Masih Pantau Kondisi Idris

  • Whatsapp
Salah satu warga menyaksikan Calon Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok nomor urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat memaparkan visi dan misi dalam debat Pilkada 2020 secara daring di kanal YouTube KPU Kota Depok di kawasan Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Minggu (22/11). Debat publik tersebut mengusung tema tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan hukum di Kota Depok dalam era kebiasaan baru.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Calon Wali kota Depok nomor urut dua, Mohammad Idris dipastikan tidak dapat mengikuti debat publik Pilkada Depok 2020, secara virtual.

Hal ini berdasarkan hasil swab test per-tanggal 29 November, Mohammad Idris masih positif Covid-19. Ditambah lagi tekanan darah petahana ini masih tinggi.

Read More

“Menurut keterangan kesehatan yang kami terima, Pak Idris hasil swab test masih positif. Dan tekanan darahnya juga masih tinggi,” jelas Komisioner KPU Kota Depok, Mahadi, Senin (30/11).

Pihaknya pun telah menerima surat kesehatan dari RSUD Depok, tempat dimana Mohammad Idris dirawat. Namun baru secara soft copy, sedangkan hardcopy-nya akan segera dikirim tim sukses paslon nomor urut dua kepada KPU Depok.

“Untuk konfirmasi selanjutnya bisa ke timses. Kami hanya dapat keterangan kesehatan saja, yang menandakan tidak diizinkan untuk mengikuti debat secara virtual,” tandas Mahadi.(Mia/WD)

Related posts



banner 300300