Tahap Awal Pemberian Vaksin Covid-19 di Depok, Butuh 150 Tempat Vaksinasi

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi PJS Walikota Depok, Dedi Supandi meninjau simulasi vaksin COVID-19 di Puskesmas Tapos, Kecamatan Tapos, Kamis (22/10). Pemerintah Kota Depok melaksanakan simulasi vaksin COVID-19 yang dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) untuk persiapan vaksinasi pada bulan November 2020.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Pemerintah Kota Depok memerlukan ratusan tempat untuk dilakukan vaksinasi anti Covid19. Setidaknya diperlukan hingga 150 lokasi agar vaksinasi tahap awal dilakukan.

“Jadi strateginya nanti seluruh jumlah puskesmas yakni 38 tempat, ditambah klinik, ditambah rumah sakit, dan bila perlu gor ataupun balai RW bisa digunakan. Totalnya kita siapkan 150 tempat,” kata Pejabat sementara Wali Kota Depok, Dedi Supandi, Minggu (25/10/2020).

Read More

Untuk tahap awal, sasaran awal yang akan divaksin adalah 20 persen warga Depok. Sedangkan total sasarana dalah 60 persen warga Depok atau sekitar 1,4 juta jiwa. Diharapkan, sebanyak 298 ribu warga dapat divaksin untuk tahap awal.

“Jumlah ideal orang yang divaksin itu adalah 60 persen dari jumlah penduduk. Kota Depok memiliki penduduk sebanyak 2.458 ribu jiwa, sehingga yang mendapatkan vaksin sementara sekitar 1,4 juta orang,” ucapnya.

Rencananya, pemberian vaksin akan dilakukan pada November 2020. “Berarti ada 298ribu jiwa yang akan divaksin. Jangan sampai vaksin itu memakan waktu terlalu. Nah perkembangannya seperti itu,” tambahnya.

Diketahui bahwa jumlah kasus terkonfirmasi hingga saat ini sebanyak 6.775. Dengan rincian jumlah pasien sembuh sebanyak 5.259 dan meninggal sebanyak 187 kasus. Sedangkan kasus yang terkonfirmasi aktif sebanyak 1.329 kasus.

Related posts