Tekan Penyebaran Covid-19, Pelaku Usaha Sepakati Pembatasan Operasional

  • Whatsapp
Petugas melakukan pengawasan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada beberapa titik di Kota Depok, Senin (18/1). Unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat yang rawan kerumunan guna memastikan penerapan PPKM berjalan dengan baik.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok telah melayangkan surat ke pengelola pusat perbelanjaan, pasar swalayan, dan  pasar tradisional untuk mematuhi peraturan baru yang telah dibuat Pemerintah Kota (Pemkot), terkait adanya lonjakan kasus Covid-19. Instruksi yang ditekankan adalah mengenai pembatasan jam operasional dan kapasitas pengunjung.

Kebijakan baru ini tertuang dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor : 443/249/Kpts//Dinkes/Huk/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk pencegahan, penanganan, dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Depok melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Perpanjangan Ketujuh.

Read More

Kepala Disperdagin Kota Depok, Zamrowi mengatakan, seluruh pengelola sepakat mengikuti kebijakan tersebut. Yaitu batas jam operasional berakhir pukul 19.00 WIB.

“Kecuali pasar tradisional sesuai arahannya pukul 18.00 WIB dengan kapasitas 30 persen pengunjung,” katanya dilansir situs resmi Pemkot Depok, Jumat (25/06/21).

Dikatakannya, kebijakan tersebut tidak hanya diterapkan oleh pusat perbelanjaan dan pasar. Namun, pertokoan dan tempat makan juga turut mengindahkannya, dengan tidak melayani makan di tempat (dine in).

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak pengelola yang telah menerapkan aturan baru ini. Kami berharap angka kasus Covid-19 di Kota Depok dapat ditekan,” pungkasnya.

Related posts



banner 300300