Warga Depok Hendak ke Tangsel? Siap-siap Diputarbalik

  • Whatsapp
Petugas gabungan melakukan penyekatan di perbatasan Kota Depok menuju Jakarta yang menghubungkan Jalan Raya Tanah Baru ke Jalan Moch.Kahfi II, Sabtu (3/7). Pemerintah telah memberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali mulai dari tanggal 3-20 Juli yang membuat sejumlah ruas jalan dilakukan penyekatan guna mengurangi mobilitas masyarakat untuk menekan penyebaran virus COVID-19.(Ahmad Fachry/Warta Media Group)

WartaDepok.com – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penyekatan di perbatasan antar wilayah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kasatlantas Polres Tangerang Selatan AKP Dicky Dwi Priambudi Sutarman menjelaskan, ada empat titik penyekatan selama PPKM Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021.

Read More

“Penyekatan di empat titik. Itu terus, 24 jam selama PPKM Darurat untuk membatasi mobilitas masyarakat,” kata Dicky saat dikonfirmasi, Senin (5/7/2021).

Penyekatan dilakukan di perbatasan antara wilayah Tangerang Selatan dengan Depok, Jakarta Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Lokasi pertama berada di wilayah Pamulang, tepatnya di Jalan Raya Bogor – Jakarta yang menjadi batas wilayah antara Tangerang Selatan dengan Depok.

“Kemudian di Bintaro Sektor 3 yang menjadi batas wilayah Tangerang Selatan dengan Jakarta Selatan. Itu dari arah Tangerang Selatan menuju Jakarta atau sebaliknya diputar balik,” kata Dicky.

Titik penyekatan ketiga adalah di Pertigaan Legok, Kabupaten Tangerang yang menjadi batas wilayah dengan Kabupaten Bogor. Kemudian di Jalan Raya Serpong, batas wilayah Tangerang Selatan dengan Kota Tangerang.

“Di Legok itu Kabupaten Tangerang, tapi (termasuk) wilayah hukum Polres Tangerang Selatan. Kemudian Jalan Raya Serpong batas Kota Tangerang,” kata Dicky.

Pemerintah Kota Tangsel resmi menerapkan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021. (kompas)

Related posts



banner 300300