Tahun Ajaran Baru Saat Corona di Depok Pakai Metode BDR

  • Whatsapp
Ilustrasi/Shutterstock

WartaDepok.com – Tahun Ajaran 2020/2021 Pemerintah Kota Depok menerapkan metode Belajar Dari Rumah (BDR). Hal itu berlaku bagi semua siswa segala jenjang pendidikan.

Di mana Pembelajaran jarak jauh (PJJ) dilakukan mulai 13 Juli – 18 Desember 2020.

Read More

“Kegiatan tatap muka di sekolah pada saat PSBB Proporsional ini tidak diperkenankan, hal ini bertujuan untuk menjaga anak-anak kita dan insan pendidikan dari kemungkinan terjadinya penularan Covid-19,” kata Walikota Depok dalam keterangan resminya, Senin (13/7).

Namun pada hari pertama PJJ dimulai, ada sekolah yang melanggar aturan tersebut.

Siswa di Sekolah Menangah Atas Negeri (SMAN) 2 Depok terlihat datang ke sekolah untuk mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

MPLS memang tidak berlangsung lama.
Menanggapi itu, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, kewenangan untuk jenjang sekolah tingkat atas ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dan pihaknya sudah berkooordinasi dengan pihak terkait.

“Kami sampaikan, bahwa giat tatap muka tidak diperbolehkan. Disdik Provinsi Jabar pun sudah mengeluarkan juknis (petunjuk teknis) terkait ini,” katanya.

Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) telah meninjau lokasi untuk melakukan pengecekan lapangan.

“Saya sampaikan Bu Kasat Pol PP, buka saat mengecek di lapangan seperti apa. Kalau sudah pulang mungkin besok pagi datang kembali.

Saya sudah telepon juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Pak Dedi Supandi, saya telepon kepada beliau saya minta informasi apakah memang ada informasi lebih lanjut terkait sekolah ternyata Disdik provinsi juga sudah mengeluarkan juknis bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan tatap muka,” ucapnya. (wan/WD)

Related posts