Dua Nama Beken Daftar ke DPP PDIP, Bagaimana Nasib Pencalonan Afifah?

  • Whatsapp

WartaDepok.com – Proses penentuan calon wali kota dari PDI Perjuangan kian dinamis. Itu lantaran dalam kurun waktu sepekan, ada dua nama yang mendaftar sebagai calon kepala daerah di Pilkada Depok 2020.

Pertama adalah Yenny Sucipto, mantan Sekjen Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), serta yang teranyar Rama Pratama. Rama mendaftar pada Kamis (21/3) di DPP PDIP. Eks Politikus PKS tersebut sebelumnya sudah mendeklarasikan diri maju dalam Pilkada Depok 2020.

Read More

“Artinya konstelasi di internal PDIP lumayan kompleks ya,” ujar Peneliti dari Indonesian Politic and Policy Institute, Muhammad Azhar kepada WartaDepok.com, Jumat (21/2).

Azhar menyebut masuknya Yenny dan Rama bukannya tanpa alasan. Secara teori, proses penjaringan di DPC sendiri sudah ditutup. Di sisi lain, kedua figur tersebut langsung mendaftar di DPP.

“Tentu ada something. Keduanya punya jaringan untuk melobi DPP sehingga bisa diperkenankan mendaftar. Tidak sembarang orang tentunya diterima,” jelas Azhar.

Azhar lantas menyinggung ihwal klaim DPC PDIP yang mantap mengusung Ketua Baitul Muslimin (Bamusi) Depok, Afifah Aliya. Alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta tersebut menyebut masuknya Yenny dan Rama bisa mengubah konstelasi.

“Sederhananya, penjaringan belum selesai. Ingat Pilkada 5 tahun lalu? ada tiga nama yang disodorkan ke DPP PDIP hasil penjaringan. Tetapi kemudian muncul Dimas (Oky Nugroho) yang kemudian dipasangkan dengan Babai (Suhaimi),” pungkasnya.(zan/WD)

Related posts



banner 300300