WartaDepok.com — Pemeriksaan sejumlah pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok di Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Rabu (27/8/2025), meninggalkan tanda tanya besar. Alih-alih memberi penjelasan, para pejabat yang diperiksa justru memilih bungkam dan menghindari wartawan.
Kepala DLHK Abdul Rahman, Sekretaris DLHK, serta beberapa kepala bidang terlihat memasuki gedung Kejari sejak siang. Hampir lima jam lamanya mereka berada di dalam ruang pemeriksaan.
Namun, saat keluar, Abdul Rahman yang diharapkan memberi keterangan justru menutup diri. Tanpa sepatah kata pun, ia langsung menancap gas mobil dinasnya meninggalkan halaman Kejari.
Sikap tertutup juga ditunjukkan pejabat lainnya. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DLHK hanya berujar singkat, “Tanyakan ke Kepala Dinas ya,” ketika ditanya soal kedatangan mereka.
Pun dengan Plt Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Andi Tri Saputro. Putro belum memberikan jawaban terkait pemanggilan pejabat DLHK tersebut.
Minimnya keterangan memicu spekulasi. Publik bertanya-tanya, ada urusan apa hingga jajaran DLHK dipanggil ke Kejari?
Padahal, DLHK merupakan institusi yang mengelola anggaran besar terkait kebersihan dan lingkungan kota—sektor vital yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (jan)
Rombongan Pejabat DLHK Depok Diperiksa Kejari, Kepala Dinas Langsung ‘Ngacir’
