Perdana Aturan KTR Ditegakan Belasan Perokok Dirazia

  • Whatsapp

WartaDepok.com – Pemerintah Kota Depok mulai melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nomor 03 Tahun 2014, terutama di tujuh kawasan yang dilarang untuk merokok.

Antaranya, tempat umum, tempat kerja, tempat ibadah, tempat bermain atau tempat berkumpul anak, angkutan umum, lingkungan tempat proses belajar mengajar, dan sarana kesehatan.

Read More

Perdana penegakan Perda itu ada sekira 12 orang yang terjaring razia KTR. Mereka langsung disidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Balaikota Depok, Kamis (30/1/2020).

“Ini tindakan KTR pertama kali ditegakan. Ada 12 orang yang kedapatan merokok di wilayah Balaikota Depok, ” kata Pembinaan dan Pengawasan KTR Kota Depok Hardiono di Balaikota Depok.

Sebanyak 12 orang ini rata rata warga, wartawan, dan juga terdapat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Depok sebanyak tiga orang.

Mereka yang terjaring razia langsung diberikan sanksi dengan mengikuti Tipiring. Namun, mereka yang mengikuti sidang ringan ini juga terdapat bukti yaitu dengan berupa foto dan video yang dilaporkan saksi.

“Ini sebagai bentuk penegakan Perda 03 Tahun 2014 dan efek jera, di mana ada tujuh kawasan yang dilarang merokok, ” kata dia.

Bagi perokok yang terjaring razia dikenakan sanksi denda Rp 1 juta atau kurungan tiga bulan. Sanksi itu juga berlaku bagi ASN yang ketangkap razia.

“Malah kalau PNS yang terjaring dikenakan sanksi disiplin, karena mereka (PNS) harus memberikan contoh yang baik, ” katanya. (Wan/WD)

Related posts



banner 300300