Polisi Tembak Rekannya Di Polsek Cimanggis hingga Tewas, Penyebabnya Sepele

Pixabay/Ilustrasi

WartaDepok.com – Seorang anggota polisi Polsek Cimanggis tewas diduga ditembak rekannya sendiri di Markas Polsek Cimanggis, Kota Depok, Kamis (25/7) malam.

Peristiwa penembakan itu pun dikonfirmasi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

“Ya betul kejadian tersebut,” ujar Argo saat dihubungi¬†CNNIndonesia.com, Jumat (26/7).

Seperti diberitakan sejumlah media, penembakan itu terjadi sekitar pukul 20.50 WIB dengan korban adalah Bripka RE, dan terduga pelaku Brigadir RT.

Sebelumnya, Bripka RE mengamankan seorang pelaku tawuran ke Polsek Cimanggis sekitar setengah jam sebelumnya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti senjata tajam berupa celurit.

Tak lama orang tua pelaku datang bersama Brigadir RT dan Brigadir R ke ruang Sentra Pelayananan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polsek Cimanggis. Mereka meminta agar pelaku tawuran dilepas dan dibina orang tua.

Namun, Bripka RE menolak dan menyatakan proses hukum sedang berjalan. Setelah penolakan itu, RT menuju ke ruang di sebelah ruang SPKT dan mengambil senjata api jenis HS 9.

RE langsung menembaki RT. RT tewas dengan luka tembak di antaranya pada dada, leher, paha, dan perut.

Kronologis Penembakan

Pasca-penembakan yang melibatkan dua anggota polri, Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dijaga ketat petugas. Korban Bripka Rahmat Effendy yang berdinas di Samsat Polda Metro Jaya tewas ditembak anggota polisi lainnya, Brigadir Rangga Tianto.

Dilansir Liputan6.com, penembakan berawal dari terjadinya tawuran. Korban Bripka Rahmat Effendy mengamankan salah seorang remaja beserta barang bukti. Korban lalu melapor kan ke SPK Polsek Cimanggis.

Tidak lama berselang, datang pelaku bersama ayah pelaku tawuran dan berniat membebaskan salah satu pelaku tawuran untuk dibina orangtua. Namun, korban marah dan membentak bahwa kasus ini masih ditangani Polsek Cimanggis.

Pelaku tak terima dan emosi, lalu melepaskan tembakan beberapa kali ke arah korban hingga tewas di tempat.

Pasca-kejadian, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mendatangi kamar jenazah Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat dini hari tadi.

Selain untuk mengetahui kondisi jenazah korban Bripka Racmat Effendy, Kapolda juga meminta keterangan dari rekan-rekan korban.

“Yang pertama kita turut berduka, ini musibah bagi Polda Metro Jaya. Nanti kita masih mendalami,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Pelaku penembakan Brigadir Rangga Tianto kini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. (mam/lp6/cnn)

BACA JUGA:  Longsor Kali Kompeni Sepanjang 20 Meter Ditangani DPUPR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *