Peningkatan Volume Sampah Diprediksi Terjadi pada H-4 Idul Fitri

  • Whatsapp
Warga beraktivitas di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok, Selasa (16/2). Pemerintah Kota Depok akan membuat sampah menjadi bahan bakar produksi menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2022 guna mengurangi kapasitas TPA yang sudah overload.(Ahmad Fachry/WartaDepok.com)

WartaDepok.com – Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyay Gumilar memprediksi peningkatan sampah terjadi pada H-4 lebaran. Saat ini, produksi sampah masih stabil.

“Meskipun di bulan puasa masyarakat cenderung konsumtif, namun sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) masih sama seperti sebelumnya yaitu 900 ton per hari. Belum ada peningkatan yang signifikan,” ujarnya, di Balai Kota, Kamis (28/04/21).

Read More

Kendati demikian, kata Iyay, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Di antaranya penambahan armada serta memperbanyak personel.

“Sudah kami antisipasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena memang grafiknya sama, melonjak H-4 sampai lebaran dan menurun setelahnya,” ucapnya.

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga sudah mengimbau Unit Pengolah Sampah (UPS) di seluruh Kota Depok supaya melakukan pengolahan sampah yang dihasilkan saat lebaran. Hal ini dimaksudkan untuk menekan produksi sampah yang masuk ke TPA Cipayung.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, semua pihak harus terlibat. Termasuk masyarakat agar bijak dalam pengelolaan sampah. Hindari wadah sekali pakai,” tutupnya seraya berpesan.

Related posts



banner 300300