Puluhan Anak dan Satu Pengasuh Panti Asuhan di Depok Positif COVID-19 

  • Whatsapp
Ilustrasi/Pixabay

WartaDepok.com – Sebanyak 40 anak dan satu pengasuh Panti Asuhan ST Fransiskus Asisi terkonfirmasi COVID-19 usai jalani Rapid Test Antigen.

Panti tersebut berada di Jalan Kamboja, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Read More

“Mereka terkonfirmasi positif COVID-19 setelah seluruh penghuni panti menjalani rapid antigen pada Senin (18/1/2021). Hasil rapid reaktif itu lalu mereka dites swab PCR. Ada 40 anak dan satu pengasuh reaktif”, kata Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana, Rabu (20/1/2021).

Kondisi itu kata Dadang, pihaknya menutup sementara dan melakukan penyemprotan disinfektan sebagai langkah cepat pencegahan lebih banyak lagi.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan dan penutupan panti asuhan. Satgas COVID-19 juga melakukan screening yang terpapar virus corona.

Pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan menutup sementara panti dan dilakukan disinfektan.

“Kami mengambil langkah-langkah dari semalam, kita lakukan koordinasi dengan pihak yayasan, untuk mengambil langkah tindakan. Tadi sudah dilakukan mitigasi di yayasan tersebut berupa penyemprotan disinfektan, screening yang terpapar,” tegasnya.

Kata Dadang, Satgas COVID-19 Depok masih menunggu hasil tes PCR 40 anak tersebut. Mereka menjalani swab PCR yang difasilitasi oleh Gugus Tugas Kota Depok.

“Sudah dilakukan swab PCR dan difasilitasi oleh kita untuk memastikan terkait dengan kondisi penularan Covid-19 tersebut,” ungkapnya.

Segala kebutuhan logistik di panti tersebut akan difasilitasi pihaknya.

“Lalu kemudian sudah disampaikan juga terkait dengan kondisi logistiknya, secara logistik mereka sudah siap sebetulnya, tapi dari kami Satgas Pemerintah Kota juga memberikan itu,” katanya.

Saat ini panti dalam pemantauan pihaknya. Aktivitas didalamnya dihentikan sementara.

“Saat ini dilakukan pemantauan oleh Puskesmas, karena yayasan tersebut kita fungsikan sebagai tempat isolasi mandiri untuk yang ada di panti tersebut. Kita lakukan lockdown, mereka tidak boleh keluar, dilakukan mitigasi, ” pungkasnya.

Related posts



banner 300300