Penting! Terminal Kelolaan BPTJ di Jabodetabek Tidak Layani AKAP dan AKDP

  • Whatsapp

WartaDepok.com – Presiden Joko Widodo resmi mengeluarkan kebijakan untuk melarang masyarakat perantau mudik ke kampung halaman.

Di sejumlah Terminal dikelola Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) di Jabodetabek menutup pelayanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Read More

Namun, untuk transportasi perkotaan lintas di dalam wilayah Jabodetabek masih berjalan.

“Hanya pelayanan AKAP dan AKDP ditutup, namun untuk transportasi perkotaan lintas di dalam wilayah Jabodetabek masih berjalan,” kata Humas BPTJ Budi, Jumat (24/4/2020).

Budi mengatakan, untuk pelayanan transportasi di Terminal wilayah Jabodetabek yang masih beroperasi. Pihak BPTJ tetap melaksanakan protap kesehatan.

Sebelumnya, Joko Widodo telah menyatakan setelah Pemerintah RI memutuskan larangan mudik bagi ASN, TNI, Polri dan pegawai BUMN, seluruh masyarakat Indonesia juga dilarang mudik Lebaran di tengah pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19.

“Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang,” papar Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas atau Ratas melalui video conference, pada Selasa (21/4/2020).

Dari keputusan itu, Kementerian Perhubungan(Kemenhub) lantas menyusun peraturan larangan mudik. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menyatakan bahwa tidak sebatas angkutan umum, kendaraan pribadi juga akan dilarang untuk digunakan saat mudik. Namun jarak dekat dalam lingkup Jabodetabek masih diperbolehkan.

“Kalau sudah muncul larangan, berarti skenario kami melarang seluruh angkutan umum, melarang kendaraan pribadi, melarang sepeda motor yang mudik,” jelas Budi Setiyadi di Jakarta.

“Angkutan barang atau logistik masih dapat beroperasi,” imbuhnya, pada Selasa (21/4/2020). (Wan/WD)

Related posts



banner 300300